Kebumen – Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen resmi membuka Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam (S2). Peresmian ini berlangsung pada Selasa, 12 Agustus 2025 di Trio Azana Style Hotel, Kebumen, melalui kegiatan Grand Launching yang dihadiri berbagai tokoh akademisi, pejabat pemerintah, serta praktisi hukum.
Hadirnya program magister ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap tenaga ahli hukum keluarga yang tidak hanya menguasai kaidah fikih dan hukum positif, tetapi juga memahami konteks sosial serta kearifan lokal dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga.
Menghadirkan Solusi atas Tantangan Sosial Keluarga
Rektor IAINU Kebumen, Dr. Benny Kurniawan, M.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa pembukaan program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas akademik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap lulusan prodi ini tidak hanya menjadi akademisi, tetapi juga praktisi yang mampu hadir sebagai mediator dan advokat dalam menyelesaikan problem keluarga,” ungkapnya.
Apresiasi dari Kemenag dan Pengadilan Agama
Dukungan datang dari berbagai pihak. Kasubbag TU Kementerian Agama Kebumen, H. Makruf Widodo, menyampaikan bahwa kehadiran Prodi Magister Hukum Keluarga Islam diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kebumen serta mendorong terwujudnya kehidupan rumah tangga yang lebih harmonis.
Sementara itu, Wakil Ketua Pengadilan Agama Kebumen, Dr. Yengky Hirawan, menekankan bahwa pembukaan prodi ini merupakan jawaban atas kebutuhan nyata tenaga ahli yang mampu mengintegrasikan hukum Islam klasik dengan metodologi modern serta dinamika sosial kontemporer.
“Lulusan program ini diharapkan mampu berperan dalam mediasi, pendampingan hukum, hingga advokasi kebijakan publik yang berpihak pada nilai-nilai masyarakat,” ujarnya.
Launching Dipadukan dengan Seminar Nasional
Acara peresmian semakin meriah dengan digelarnya seminar nasional bertema “Hukum untuk Kemanusiaan: Integrasi Nilai Islam dan Kearifan Lokal”. Seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Khoirudin Nasution, M.A. (Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) serta Dr. Yengky Hirawan, S.Ag., M.Ag. (Wakil Ketua PA Kebumen).
Kegiatan dipandu langsung oleh Dr. Shohibul Adib, M.Si., selaku Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam. Turut hadir perwakilan Bupati Kebumen melalui Bahrun Munawir (Kepala Bapperida), jajaran PCNU Kebumen, pimpinan perguruan tinggi, Ketua Baznas, Kepala KUA se-Kabupaten Kebumen, serta tokoh masyarakat lainnya.
Kurikulum Interdisipliner untuk Harmonisasi Keluarga
Kaprodi HKI, Dr. Shohibul Adib, M.Si., menjelaskan bahwa kurikulum dirancang secara interdisipliner, mencakup:
- Fiqh al-Ahwal al-Syakhsiyyah (hukum keluarga Islam klasik),
- hukum keluarga nasional dan praktik peradilan agama,
- metodologi penelitian hukum,
- mediasi keluarga dan perlindungan anak,
- kajian gender dan ekonomi keluarga.
Selain itu, program ini juga menekankan pengabdian masyarakat melalui layanan konsultasi dan mediasi keluarga berbasis kampus yang melibatkan KUA dan lembaga lokal.
Harapan dan Manfaat Nyata
Rektor menegaskan bahwa pendekatan interdisipliner akan menyiapkan mahasiswa untuk menghadirkan solusi berbasis syariat, hukum positif, dan kearifan lokal.
Hal senada disampaikan Prof. Khoirudin Nasution yang menekankan manfaat praktis program ini, di antaranya:
- Peningkatan kualitas penyelesaian sengketa rumah tangga di tingkat lokal,
- Penguatan layanan mediasi keluarga,
- Edukasi publik terkait hak dan kewajiban suami-istri serta perlindungan anak,
- Penyediaan SDM profesional untuk lembaga pemerintah maupun peradilan agama.
Beasiswa Hingga 50 Persen
Direktur Pascasarjana IAINU Kebumen, Dr. Atim Rinawati, M.Pd., menambahkan bahwa kampus menyediakan beragam beasiswa dan potongan UKT hingga 50 persen bagi mahasiswa baru.
“Kami mengajak masyarakat untuk segera mendaftar dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” jelasnya.
Informasi lebih lanjut mengenai kurikulum, jadwal kuliah, maupun pendaftaran dapat diakses melalui kantor akademik atau situs resmi PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) IAINU Kebumen.

